Rendang Minang yang dimasak perlahan hingga santan mengering dan bumbu menghitam. Butuh kesabaran, tapi hasilnya sepadan.
🍽️ Porsi: 8 porsi · ⏱️ Waktu: 4 jam
Bahan
- 1 kg daging sapi (paha belakang / sengkel), potong besar
- 2 liter santan dari 3 butir kelapa
- 2 batang serai, memarkan
- 5 lembar daun jeruk
- 1 lembar daun kunyit, simpulkan
- 4 cm lengkuas, memarkan
- 2 buah asam kandis
- 2 sdt garam
- 100 g kelapa parut sangrai, haluskan (kerisik, opsional)
Bumbu Halus
- 15 siung bawang merah
- 8 siung bawang putih
- 150 g cabai merah keriting
- 4 cm jahe
- 4 cm kunyit
- 5 butir kemiri
- 1 sdt ketumbar
- ½ butir pala
Cara Membuat
- Masukkan santan, bumbu halus, dan semua daun-daunan serta rempah ke wajan besar. Masak sambil terus diaduk hingga mendidih.
- Masukkan daging, kecilkan api, masak sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah.
- Setelah ±2 jam kuah akan mengental menjadi kalio; tambahkan garam dan kerisik.
- Teruskan memasak dengan api kecil sambil sering diaduk sampai kering dan berwarna cokelat gelap (±1–2 jam lagi).
- Angkat setelah bumbu berminyak dan menempel pada daging.
Tips
💡 Rendang yang kering sempurna bisa bertahan berhari-hari pada suhu ruang dan berminggu-minggu di kulkas.
Foto: Midori — CC BY 3.0, via Wikimedia Commons. Foto ilustrasi hidangan, bukan hasil resep ini.