Merokok merupakan faktor risiko utama kanker paru, penyakit jantung, stroke, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Asap rokok juga membahayakan orang di sekitar, terutama anak-anak.
Manfaat setelah berhenti
- 20 menit: denyut jantung dan tekanan darah mulai turun
- 12 jam: kadar karbon monoksida dalam darah kembali normal
- 2–12 minggu: sirkulasi darah dan fungsi paru membaik
- 1 tahun: risiko penyakit jantung koroner turun sekitar setengahnya
- 5–15 tahun: risiko stroke mendekati orang yang tidak merokok
Tips berhenti
- Tentukan tanggal berhenti dan beri tahu orang terdekat
- Kenali pemicu (kopi, stres, sehabis makan) dan siapkan pengganti
- Singkirkan rokok, korek, dan asbak
- Saat ingin merokok, tunda 10 menit, minum air, atau kunyah permen bebas gula
- Olahraga untuk mengurangi keinginan merokok
- Manfaatkan layanan upaya berhenti merokok di puskesmas
Kapan harus ke dokter?
⚠️ Konsultasikan ke dokter bila sulit berhenti sendiri; tersedia terapi pendukung. Periksakan diri bila batuk lama, sesak napas, atau batuk darah.
Artikel ini berisi informasi kesehatan umum dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari dokter dan tenaga kesehatan. Dalam keadaan darurat, hubungi 112 atau 119.