Rabies adalah penyakit virus yang menyerang otak dan hampir selalu berakibat fatal bila gejala sudah muncul. Namun rabies dapat dicegah dengan penanganan luka yang benar dan vaksin anti-rabies (VAR).
Pertolongan pertama
- Segera cuci luka dengan sabun di bawah air mengalir selama 15 menit
- Beri antiseptik seperti povidone iodine atau alkohol 70%
- Jangan menutup luka terlalu rapat
- Segera ke puskesmas atau rumah sakit untuk dinilai perlu tidaknya VAR dan serum anti-rabies
Hewan penular
Anjing adalah penular utama rabies di Indonesia, tetapi kucing, kera, dan hewan berdarah panas lain juga dapat menularkan. Bila memungkinkan, amati hewan yang menggigit selama 14 hari dan laporkan ke petugas kesehatan hewan.
Pencegahan
- Vaksinasi rabies hewan peliharaan secara rutin
- Jangan membiarkan hewan peliharaan berkeliaran bebas
- Ajari anak untuk tidak mengganggu hewan yang tidak dikenal
Kapan harus ke dokter?
⚠️ Setiap gigitan atau cakaran hewan penular rabies, terutama di daerah endemis, harus segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan, meskipun lukanya kecil.
Artikel ini berisi informasi kesehatan umum dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari dokter dan tenaga kesehatan. Dalam keadaan darurat, hubungi 112 atau 119.